World Class University

December 13, 2008

mungkin isu ini agak2 telat untuk dibahas, saya baru ngeh ketika berdiskusi dengan teman-teman betapa mengerikannya jika ini terjadi dan tak hentinya menggelitik saya untuk membuat tulisan ini.

saya teringat isu yang diberikan pak Gede Raka pada saat saya mengikuti kuliah manajemen inovasi, pak Raka berkata kurang lebih seperti ini:

ketika terjadi normalisasi kehidupan kampus tahun 70an, ketika organisasi kemahasiswaan dilebur, maka pak Raka sempat bertemu dengan salah satu pejabat tinggi di Indonesia, pak Raka memperingatkan dampak yang akan terjadi akibat normalisasi ini adalah tidak akan terasa satu-atau dua tahun lagi tetapi akan terasa sampai 20-30 tahun lagi.

bahaya dari normalisasi kampus adalah akan mematikan kepemimpinan sipil, beliau pada saat itu memprediksi sipil akan sulit untuk memerintah negeri ini, berbeda dengan ABRI saat itu yang memang generasi mudanya dilatih jiwa kepemimpinnya.. dan kenyataannya saat ini seperti itu. tiga kepemimpinan sipil (habibi, gusdur,dan megawati) kita semua berlangsung gagal, setidaknya dilihat dari masa kerjanya tak ada satupun yang mencapai lima tahun. sosok milier yang memang dilatih kepemimpinan akhirnnya memang sangat baik untuk memimpin negara ini.

hal ini saya khawatirkan kembali terjadi di masa datang, bayangkan kemahasiswaan di ITB sekarang seperti yang riuh rendah, OS atau yang di MTI disebut PPAB (proses penerimaan anggota baru) dilarang. kenapa PPAB ini perlu, pertama organisasi kemahasiswaan adalah organisasi yang dinamis, keanggotaan hanya berlangsung 3-5 tahun, banyak hal yang masuk dan keluar.. tujuan PPAB adalah memperkenalkan tujuan berorganisasi, program2 dalam organisasi, mempererat hubungan anggota, melanjutkan program-program jangka panjang kepada anggota baru dll.. dan bagaimana hal itu dapat terlaksana dalam waktu yang sangat singkat dan melekat jika tidak  melalu proses yang direncanakan dan intens.

PPAB organisasi kemahasiswaan di ITB berbeda dengan perguruan tinggi lainnya, ia tidak bersifat perloncoan, tidak ada sifat main-main yang tidak bermakna dll.. sebagai contoh, salah satu hasil akhir kenapa suatu anggota diterima di MTI adalah ketika si calon anggota berhasil mengkoordinasi sebuah acara yang bersifat masif dan bermanfaat kepada masyarakat sekitar, contohnya waktu kami adalah membuat acara kampus untuk korban banjir, melakukan perbaikan bangun sekolah dasar, dll.

<!–[if gte mso 9]> Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 <![endif]–><!–[if gte mso 9]> <![endif]–> <!– /* Font Definitions */ @font-face {font-family:Wingdings; panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0; mso-font-charset:2; mso-generic-font-family:auto; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;} @font-face {font-family:”Cambria Math”; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:roman; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face {font-family:Calibri; panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} @font-face {font-family:Verdana; panose-1:2 11 6 4 3 5 4 4 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:536871559 0 0 0 415 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:”"; margin-top:0cm; margin-right:0cm; margin-bottom:10.0pt; margin-left:0cm; text-align:justify; line-height:150%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; mso-bidi-font-size:11.0pt; font-family:”Verdana”,”sans-serif”; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} .MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; font-size:10.0pt; mso-ansi-font-size:10.0pt; mso-bidi-font-size:10.0pt; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-hansi-font-family:Calibri;} @page Section1 {size:612.0pt 792.0pt; margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; mso-header-margin:36.0pt; mso-footer-margin:36.0pt; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} /* List Definitions */ @list l0 {mso-list-id:1962759429; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:-1348459426 69271553 69271555 69271557 69271553 69271555 69271557 69271553 69271555 69271557;} @list l0:level1 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; font-family:Symbol;} ol {margin-bottom:0cm;} ul {margin-bottom:0cm;} –>
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:”";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;}
Times Higher Education – QS World University Rankingsadalah pemeringkat universitas kelas dunia, QS menyatakan bahwa salah satu ciri dari universitas kelas dunia adalah kesiapkerjaan dari lulusan (graduate employability), menurut QS graduate employability itu seperti ini:

<!–[if gte mso 9]> Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 <![endif]–><!–[if gte mso 9]> <![endif]–> <!– /* Font Definitions */ @font-face {font-family:”Cambria Math”; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:roman; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face {font-family:Calibri; panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} @font-face {font-family:Verdana; panose-1:2 11 6 4 3 5 4 4 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:536871559 0 0 0 415 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:”"; margin-top:0cm; margin-right:0cm; margin-bottom:10.0pt; margin-left:0cm; text-align:justify; line-height:150%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; mso-bidi-font-size:11.0pt; font-family:”Verdana”,”sans-serif”; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} .MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; font-size:10.0pt; mso-ansi-font-size:10.0pt; mso-bidi-font-size:10.0pt; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-hansi-font-family:Calibri;} @page Section1 {size:612.0pt 792.0pt; margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; mso-header-margin:36.0pt; mso-footer-margin:36.0pt; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} –>
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:”";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

“Tidak semua siswa melihat diri sendiri menjadi akademisi. Sebagian besar, bahkan banyak yang mencari pekerjaan di luar akademis. Sebagai contoh universitas yang kaya menawarkan lebih dari sekedar pengalaman di kelas, tetapi juga terdapat klub, kelompok lobi, asosiasi internasional, organisasi sukarela, klub olahraga dan berbagai kegiatan lainnya yang dapat diikuti. Dan hal tersebut diperkuat dengan adanya lingkungan di universitas dimana terdapat beberapa ribu orang asing yang Saling bertemu dan berinteraksi dengan banyak siswa dan ‘pengalaman pertama yang independen dan jauh dari rumah. Kesiapan kerja lulusan berbicara lebih dari kekuatan akademis tetapi juga tentang kemampuan untuk bekerja secara efektif dalam tim multi-budaya, untuk memberikan presentasi, untuk mengelola orang dan proyek.”

Bagi saya, ini saya selalu ceritakan terus kepada orang2, MTI (keluarga mahasiswa teknik industri) adalah Lab TI yang keenam selain lima Lab formal lainnya, disini saya banyak belajar softskill yaitu leadership, communication/interpersonal, project management, creativity.. dan ini menurut <!–[if gte mso 9]> Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 <![endif]–><!–[if gte mso 9]> <![endif]–> <!– /* Font Definitions */ @font-face {font-family:”Cambria Math”; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:roman; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face {font-family:Calibri; panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} @font-face {font-family:Verdana; panose-1:2 11 6 4 3 5 4 4 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:536871559 0 0 0 415 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:”"; margin-top:0cm; margin-right:0cm; margin-bottom:10.0pt; margin-left:0cm; text-align:justify; line-height:150%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; mso-bidi-font-size:11.0pt; font-family:”Verdana”,”sans-serif”; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} .MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; font-size:10.0pt; mso-ansi-font-size:10.0pt; mso-bidi-font-size:10.0pt; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-hansi-font-family:Calibri;} @page Section1 {size:612.0pt 792.0pt; margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; mso-header-margin:36.0pt; mso-footer-margin:36.0pt; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} –>
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:”";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;}
penelitian yang dilakukan oleh Janet Mitchel dan Fred Evers dari Educational Research and Development Unit University of Guelph merupakan essential skill siswa yang mutlak diperlukan untuk menghadapi abad 21. bayangkan sebuah lab gratisan dan dikerjakan oleh mahasiswa sendiri, untuk mahasiswa sendiri dan masyarakat tak ada satupun duit ITB masuk kehimpunan.. himpunan bukan gerombolan anak-anak yang nongkrong di samping jalan dia ada tujuan utama yang ingin dicapai, dia mempunyai tujuan yang memang indah.



v\:* {behavior:url(#default#VML);}
o\:* {behavior:url(#default#VML);}
w\:* {behavior:url(#default#VML);}
.shape {behavior:url(#default#VML);}
<!–[if gte mso 9]> Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 <![endif]–><!–[if gte mso 9]> <![endif]–> <!– /* Font Definitions */ @font-face {font-family:”Cambria Math”; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:roman; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face {font-family:Calibri; panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} @font-face {font-family:Verdana; panose-1:2 11 6 4 3 5 4 4 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:536871559 0 0 0 415 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:”"; margin-top:0cm; margin-right:0cm; margin-bottom:10.0pt; margin-left:0cm; text-align:justify; line-height:150%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; mso-bidi-font-size:11.0pt; font-family:”Verdana”,”sans-serif”; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} .MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; font-size:10.0pt; mso-ansi-font-size:10.0pt; mso-bidi-font-size:10.0pt; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-hansi-font-family:Calibri;} @page Section1 {size:612.0pt 792.0pt; margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; mso-header-margin:36.0pt; mso-footer-margin:36.0pt; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} –>
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:”";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;}
<!–[if gte vml 1]> <![endif]–><!–[if !vml]–><!–[endif]–>

saya rindu dimasa pak Kusmayanto duduk bersila dilantai memaparkan visi misinya jika terpilih menjadi rektor ITB di ruangan KM ITB, saya rindu ketika beliau ikut mengawasi jalannya OS terpusat, saya rindu ketika ketua jurusan saya saat  itu bersama dosen lainnya ikut serta mengawasi kegiatan “swasta” yang kami adakan. saya rindu ketika 2 angkatan saya keatas dan 2 angkatan saya kebawah mengenali saya dan saya mengenali mereka.

pengalaman berorganisasi bagi saya merupakan value added selain hal akademis formal yang saya terima, yang mungkin merupakan aktivitas yang memberikan keunggulan kompetitif dibandingkan lulusan lainnya.

masalah nama memang menjengkelkan, “apalah artinya sebuah nama” kata shakespere tidak berlaku bagi kami.

bayangkan bagi kami yang merupakan asisten Studio Manajemen (salah satu lab di Teknik industri)… tau-tau nama papan lab kami pas liburan berubah menjadi Laboratorium Inovasi dan Pengembangan Organisasi (LIPO)..

saya pun terheran2 apa maksudnya? apakah di Teknik industri hanya mempelajari Inovasi dan Organisasi saja?? padahal pada saat yang sama saya belajar ilmu manajemen lainnya seperti keuangan, SDM dan pemasaran..

saya baru tau kemudian ketika mendapatkan penjelasan dari ketua lab kami, bahwa Teknik Industri harus menghindari kata2 manajemen dalam lab dan kurikulumnya. (mungkin strategi diferensiasi: kan gak ada bedanya Paket Kilat Khusus dan Paket Kilat Express (cuman beda harga)) . Contoh lainnya adalah mata kuliah Manajemen Sumber Daya Manusia diubah menjadi Sistem Sumber Daya Manusia.

Lab kami pun menjadi sedikit sepi karena memang dosen2 aktif di SM TI, tidak sedikit yang beralih ke SBM. kamipun sedikit diarahkan kembali ke arah engineering walaupun spirit manajemen masih nampak (toh kuliah manajemen inovasi, keuangan dan pemasaran merupakan mata kuliah pilihan favorit). TI tetep merupakan IPSnya ITB atau IPAnya UNPAD (saya bangga dengan kata2 ini).

tapi pertanyaan berikutnya? kenapa ITB gak diganti menjadi UTB, Universitas Teknologi Bandung saja kayaknya lebih fair, sehingga kedepannya bisa jadi karena demand pasar ada sekolah hukum di ITB.

saya juga usul agar mengganti lirik di mars ITB
“Kajilah ilmu dan teknologi
seni dan budaya bangsa
Kukuhkan sikapmu dan tekadmu mandiri
capai masa gemilang” menjadi

“kajilah ilmu dan teknologi,
seni, manajemen, hukum dan lain2 bangsa
Kukuhkan sikapmu dan tekadmu mandiri
capai masa gemilang”

setidaknya dengan demikian ada keikhlasan di diri kita dan berhenti menggunakan istilah “ITB CORET”

Jawaban Kusmayanto Kadiman:

Kawan-kawan,

Tak akan pernah bosan saya untuk kembali berbagi cerita tentang upaya
mencari dan menyelaraskan makna TEKNOLOGI, khususnya yang tertera dalam
logotype ITB, T = Teknologi. Walaupun pembaca milis ini telah berulang
kali mendengarnya.

Dalam kesempatan monolog di acara Medco Knowledge Gathering, minggu lalu
di Jakarta dan Sabtu malam di AulaBarat ITB (yang dihadiri oleh 3 pasang
kandidat Presiden KM_ITB dan Perwakilan Mhs di MWA_ITB) lagi-lagi saya
sampaikan isu seputar teknologi ini.

Mari kita definisikan teknologi sebagai paduan sempurna dari sains,
enjiniring, seni dan ekonomi. “Lets define technology as a perfect
fusion of science, engineering, arts and economics”.

NB. Telepon genggam adalah alat bantu favorit saya dalam menjelaskan
tentang definisi diatas.

Jika kita gunakan pengertian luas dari kata seni dan ekonomi dalam
definisi diatas maka kekhawatiran dan tudingan ITB Coret tidak akan ada.

Perubahan-perubahan berkesinambungan menuju tingkat kesempurnaan tentu
musti terus dilakukan. Contoh: Pembukaan program studi baru serta
penutupan program studi yang ada hendaknya dijadikan ukuran kinerja.
Bahkan saya pernah meminjam dua jargon di dunia korporasi (swasat,
industri & jasa) untuk diterapkan dalam perbaikan dalam kampus: Merger &
Acquisition.

Kembali ke penamaan SBM, melalui perjuangan panjang akhirnya ITB kembali
menjadi pelopor dengan mendirikan Sekolah Bisnis dan Manajemen
(disingkat SBM agar lebih mudah ditulis,leih enak didengar dan untuk
tujuan promosi — bikin penasaran untuk orang ingin tahu). SBM juga
berarti The School of Business and Management.

Quiz: mengapa SBM = Sekolah Bisnis & Manajemen bukannya Sekolah Bisnis
atau Manajemen, .. hayo apa jawabannya?

Jawaban gw selanjutnya

saya sih setuju ada SBM, bagi saya itu adalah ide bisnis yang bagus,
masalahnya sih asal kata “manajemen” itu tidak menjadi monopoli suatu
pihak.. kesannya ada dikotomi antara teknik dan manajemen…

kami yang “banci” (setengah teknik dan setengah manajemen) susah kalo
harus menentukan “kelamin” kami.. bukannya itu jatidiri kami, saya
pernah mendengar salah satu alumni kami berkata, Teknik industri itu
adalah seorang insinyur, objeknya adalah sistem dan toolnya manajemen..

yah mudah2an tahun depan tidak ada STM= sekolah teknik manajemen..
ntar kami harus nama pake nama apalagi??

ehmm jurusan Sastra Mesin kayaknya ide bisnis yang bagus??!!