SBM ITB = Teknik Industri ITB?
December 11, 2008
masalah nama memang menjengkelkan, “apalah artinya sebuah nama” kata shakespere tidak berlaku bagi kami.
bayangkan bagi kami yang merupakan asisten Studio Manajemen (salah satu lab di Teknik industri)… tau-tau nama papan lab kami pas liburan berubah menjadi Laboratorium Inovasi dan Pengembangan Organisasi (LIPO)..
saya pun terheran2 apa maksudnya? apakah di Teknik industri hanya mempelajari Inovasi dan Organisasi saja?? padahal pada saat yang sama saya belajar ilmu manajemen lainnya seperti keuangan, SDM dan pemasaran..
saya baru tau kemudian ketika mendapatkan penjelasan dari ketua lab kami, bahwa Teknik Industri harus menghindari kata2 manajemen dalam lab dan kurikulumnya. (mungkin strategi diferensiasi: kan gak ada bedanya Paket Kilat Khusus dan Paket Kilat Express (cuman beda harga)) . Contoh lainnya adalah mata kuliah Manajemen Sumber Daya Manusia diubah menjadi Sistem Sumber Daya Manusia.
Lab kami pun menjadi sedikit sepi karena memang dosen2 aktif di SM TI, tidak sedikit yang beralih ke SBM. kamipun sedikit diarahkan kembali ke arah engineering walaupun spirit manajemen masih nampak (toh kuliah manajemen inovasi, keuangan dan pemasaran merupakan mata kuliah pilihan favorit). TI tetep merupakan IPSnya ITB atau IPAnya UNPAD (saya bangga dengan kata2 ini).
tapi pertanyaan berikutnya? kenapa ITB gak diganti menjadi UTB, Universitas Teknologi Bandung saja kayaknya lebih fair, sehingga kedepannya bisa jadi karena demand pasar ada sekolah hukum di ITB.
saya juga usul agar mengganti lirik di mars ITB
“Kajilah ilmu dan teknologi
seni dan budaya bangsa
Kukuhkan sikapmu dan tekadmu mandiri
capai masa gemilang” menjadi
“kajilah ilmu dan teknologi,
seni, manajemen, hukum dan lain2 bangsa
Kukuhkan sikapmu dan tekadmu mandiri
capai masa gemilang”
setidaknya dengan demikian ada keikhlasan di diri kita dan berhenti menggunakan istilah “ITB CORET”
Jawaban Kusmayanto Kadiman:
Kawan-kawan,
Tak akan pernah bosan saya untuk kembali berbagi cerita tentang upaya
mencari dan menyelaraskan makna TEKNOLOGI, khususnya yang tertera dalam
logotype ITB, T = Teknologi. Walaupun pembaca milis ini telah berulang
kali mendengarnya.
Dalam kesempatan monolog di acara Medco Knowledge Gathering, minggu lalu
di Jakarta dan Sabtu malam di AulaBarat ITB (yang dihadiri oleh 3 pasang
kandidat Presiden KM_ITB dan Perwakilan Mhs di MWA_ITB) lagi-lagi saya
sampaikan isu seputar teknologi ini.
Mari kita definisikan teknologi sebagai paduan sempurna dari sains,
enjiniring, seni dan ekonomi. “Lets define technology as a perfect
fusion of science, engineering, arts and economics”.
NB. Telepon genggam adalah alat bantu favorit saya dalam menjelaskan
tentang definisi diatas.
Jika kita gunakan pengertian luas dari kata seni dan ekonomi dalam
definisi diatas maka kekhawatiran dan tudingan ITB Coret tidak akan ada.
Perubahan-perubahan berkesinambungan menuju tingkat kesempurnaan tentu
musti terus dilakukan. Contoh: Pembukaan program studi baru serta
penutupan program studi yang ada hendaknya dijadikan ukuran kinerja.
Bahkan saya pernah meminjam dua jargon di dunia korporasi (swasat,
industri & jasa) untuk diterapkan dalam perbaikan dalam kampus: Merger &
Acquisition.
Kembali ke penamaan SBM, melalui perjuangan panjang akhirnya ITB kembali
menjadi pelopor dengan mendirikan Sekolah Bisnis dan Manajemen
(disingkat SBM agar lebih mudah ditulis,leih enak didengar dan untuk
tujuan promosi — bikin penasaran untuk orang ingin tahu). SBM juga
berarti The School of Business and Management.
Quiz: mengapa SBM = Sekolah Bisnis & Manajemen bukannya Sekolah Bisnis
atau Manajemen, .. hayo apa jawabannya?
Jawaban gw selanjutnya
saya sih setuju ada SBM, bagi saya itu adalah ide bisnis yang bagus,
masalahnya sih asal kata “manajemen” itu tidak menjadi monopoli suatu
pihak.. kesannya ada dikotomi antara teknik dan manajemen…
kami yang “banci” (setengah teknik dan setengah manajemen) susah kalo
harus menentukan “kelamin” kami.. bukannya itu jatidiri kami, saya
pernah mendengar salah satu alumni kami berkata, Teknik industri itu
adalah seorang insinyur, objeknya adalah sistem dan toolnya manajemen..
yah mudah2an tahun depan tidak ada STM= sekolah teknik manajemen..
ntar kami harus nama pake nama apalagi??
ehmm jurusan Sastra Mesin kayaknya ide bisnis yang bagus??!!